Baru kusadari, aku pengidap anxiety disorder. Itulah sebabnya rasa cemasku bertambah. semua rasa emosiku yang kutahan selama ini meluap begitu saja. Satu lagi kebodohanku, saatku cemburu berat aku membanting handphone nya, melepas kaca spionnya, menginjak sendalnya hingga putus. hanya satu kata "Bodoh" entah saat itu yang kurasakan tidak seberapa dengan yang hatiku rasakan sangat hancur. Tanganku terasa enteng untuk melakukan itu semua. seperti tidak ada beban, Mati rasa. tapi hatiku sangat sakit, cemburu dan melihat perilaku ku yang bodoh itu. Setelah itu ia marah besar, semua marah. Aku merasa tidak berguna di dunia ini, ditambah dengan masalah yang datang silih berganti. Aku mempunyai niatan untuk bunuh diri saat itu, tapi ku hanya cutting saja pada akhirnya. memang sakit, seperti yang hatiku rasakan. Aku pun mengumpulkan uang untuk mengganti barang yang ku hancurkan meskipun aku sendiri sudah tidak punya uang. Aku harus tetap bertanggung jawab, karna diriku sendiri yang merusaknya. Karna rezeki bisa datang darimana saja. Aku terus mengejarnya, aku ingin ia menjadi yang terakhir, aku sangat mencintainya.
Hello everyone i wanna sharing about my love life here.
Komentar
Posting Komentar