Langsung ke konten utama

The first time i know you

Hari dimana aku menemukan sosok baru yang pas dihatiku, kami berkenalan tidak langsung tapi melalui sosial media. Siapa sangka? hanya sosial media saja bisa menyatukan 2 manusia yang sedang dilanda asmara meskipun belum pernah bertemu. Hari demi hari kita lewati dengan kebahagian dan membuat warna baru di kehidupan nyata. Hingga aku sadar aku sudah mempunyai lelaki yang bersama ku selama bertahun-tahun dan memang aku pun belum pernah bertemu dengannya. Sosok baru inipun hadir dan membuatku bingung harus memilih yang mana? Pada saat itu aku memutuskan pergi dari sosok yang lama karna sudah merasa bosan dan tidak cocok. Aku tidak tahu ini pilihan yang tepat atau tidak. Hatiku sendiri masih bertanya pada saat itu. Bersama sosok baru ini hidupku dipenuhi oleh senyuman. Setelah beberapa hari sejak kami berkenalan akhirnya kami memutuskan untuk bertemu. Pertemuan yang sangat absurd, karna pada saat itu dia ingin berangkat sekolah dan aku ingin ikut ke sekolahnya untuk bertemu teman lamaku. Kita pun bertemu di depan jalan raya, dan selanjutnya apa? Awkward moment. Awalnya kami hanya diam dan akhirnya aku membuka obrolan dan kita bercanda selama perjalanan. Rasa nyaman itu pun muncul. Aku ingin memilikinya.
Tepat pada malam minggu dia mengajakku untuk Nonton Bioskop bersama temannya. Pada saat ia menjemputku, banyak terjadi hal-hal absurd selama perjalanan. Ia sempat menyerempet belakang mobil orang lain, dan lupa untuk putar balik selama 3 kali. Akupun tertawa, segrogi itu dia saat bersamaku. Saat sampai di Bioskop ternyata temannya membawa pacar, istilahnya Double Date. This is the first time i'm dating with someone. Aku belum pernah menonton bioskop bersama mantan sebelum sosok baru ini hadir. Selama penayangan bioskop pun tiba kita mulai berpegangan tangan, it was the best feeling ever. padahal filmnya Action bukan Romantic haha. Setelah itu dia mengantarku pulang. beberapa hari kemudian dia masih berkomunikasi denganku. Kami pun sudah mulai sering bertemu dan mengirimi pesan setiap hari, namun ia tak kunjung memberikanku kepastian. Apakah dia hanya ingin bermain-main saja denganku? Aku tidak tahu. Perasaan ku pun ragu.

Komentar