Langsung ke konten utama

When you gimme your heart

Setelah beberapa kali pertemuan, aku pun mengkodein dia untuk segera menembakku. -elah bahasa apa ini. Aku ingin tahu apakah dia sayang samaku atau hanya bermain-main saja denganku. Karna aku tidak nyaman jika ia hanya bermain saja denganku tanpa memberikan kepastian. setiap cewek pasti pernah merasakan hal yang sama denganku.. dan ingin segera di tembak #matikali. Pada saat itu akupun mencari informasi melalui teman-temannya bagaimana sifat dia, apakah dia sudah punya pacar, dan kehidupannya. Aku berhasil mendapatkan informasi tentangnya, ternyata dia tidak pernah punya pacar alias jomblo akut. haha #peace. Aku pun berpikir mungkin dia masih ragu untuk menjatuhkan hatinya padaku. Secara aku juga masih mencari yang pas di hati. Akupun juga menjadi ragu, ku putuskan untuk memblokir semua kontaknya di Handphone ku. Tak lama kemudian dia pun datang mengetuk pintu rumahku dan mengirimkan surat yang berisikan agar membuka Blokirannya. dan dia memberikan ku Cokelat. He's so cute. Aku pun kembali berkomunikasi dengannya meskipun hati ini masih bertanya. Hingga pada suatu hari ia mengajakku untuk jalan-jalan sore. Di tengah perjalanan ia menyatakan perasaannya padaku. It was an absurd moment (again) dia menembakku diatas motor scoopy nya saat masih diperjalanan. Ketika sampai di tujuan aku pun tersipu malu begitupun dia. Setelah sampai tujuan kami memesan Cappucino Cincau a.k.a Capcin dan kamipun bercengkrama ria dipenuhi canda dan tawa. Hari-hari selanjutnya tidak berjalan lancar. dipenuhi halangan dan rintangan..

Komentar